Skip to main content

Konco Kampung

"Aku pamit ya Gus,makasih udah bisa ketemu semalem, kasih kabar kalo maen ke jogja, nanti aku anter kalo mau kmana2.Salam buat istrimu".

SMS dari emma sore itu aku terima.
Masih membekas pertemuan semalam setelah lebih dari 8 tahun pertemuan kami yang terahir.Yang masih teringat sampe saat ini adalah gaya bicaranya yang selalu rame, ditambah logat jogjanya yang kental, jadi serasa di jogja saat2 perjuangan masih kuliah dulu.

Tentu dia juga kaget begitu ketemu lagi.Kumis,kacamata, dan janggut adalah hal yang belum terbayangkan sebelumnya bagi emma.Jauh dari penampilanku dulu yang masih polos tanpa atribut apa2 di wajah.Kalo bagiku, penampilan emma masih seperti yang dulu, itu juga alasannya kenapa aku masih mengenalinya begitu dia tampak berjalan keluar dari parkiran ciwalk malam itu.Atau untung dia masih sama ya, kalo tidak, mungkin mencari emma diantara ratusan orang yang memadati ciwalk minggu malam pasti menghabiskan banyak pulsa :).

Sempat keceplosan juga untuk ngobrol pake bahasa jawa kalo istriku ga melirik kearahku.Wah bisa sampai lupa kalo masih ada istri bersamaku :).

Suasana food court di lantai 3 terbilang sepi dibanding area lainnya.Semua pada tumplek dibawah nonton acara salah satu operator yang menampilkan Gigi sebagai bintang tamunya.Kita jadi lebih asik ngobrol soal masa lalu dan juga kerjaan. Apa sih yang ga enak kalo nyeritain bagaimana culunnya dulu waktu masih kuliah di UGM dulu.

Jelas aku masih kalah jauh sama emma.Kalo dulu dia kuliah sambil nyambi kerja di Novotel jogja, skarang dia sudah punya usaha sendiri buka showroom dan gudang ukiran di jogja.Yah....kalo boleh berkilah sih,aku kalah start aja.Coba kalo aku dulu juga ketrima di Shantika, mungkin aku udah punya showroom mobil :D.

Selamat jalan ma....suatu saat aku pasti ajak istriku lagi ke jogja.

Popular posts from this blog

Memberi Urutan Nomor pada Dokumen MS Word

Repotnya saat kita ingin penomoran di dokumen tidak dimulai dari angka 1. Misalnya saat kita membuat dokumen dan nyatanya kita benar-benar memiliki halaman 1 pada halaman ketiga atau berikutnya. Jadi di halaman awal kita memiliki 1 lembar halaman untuk Judul, di halaman kedua berisi Daftar Isi, lalu baru halaman ketiga kita mulai halaman isi yang sebenarnya. Dari sini kita ingin memberi penomoran halaman justru di halaman ketiga. Halaman pertama dan kedua kita tidak ingin penomoran di bagian Header atau Footer dimunculkan. Untuk keperluan ini, kita bisa melakukan 'penghapusan' 2 halaman awal agar tidak terbawa menjadi halaman yang wajib kena penghitungan nomor urut. Untuk melakukannya, lakukan langkah berikut : Klik di halaman kedua (dalam hal ini berarti Daftar Isi). Ini adalah halaman terakhir yang ingin kita 'lepaskan' dari penomoran.KlikPage Layout > Breaks > Next Page.
Klik dua kali di bagian header atau footer dimana kita ingin memunculkan angka pengurut…

Berkurban di Kampung Buyut Cipageran (kabuci)

Selasa lalu, lepas hari Senin libur hari raya Idul Adha, di sekolah SIAS diadakan kegiatan lanjutan. Untuk kali ini,semua siswa di sekolahan diajak serta ke Kabuci, alias Kampung Buyut Cipageran. Kampung wisata yang terletak di Kolonel Masturi Km. 3, Cimahi Utara, Kota Cimahi sebenarnya bukan wahana yang kali pertama anak-anak SIAS hampiri. Setahun yang lalu Nafhan juga ikut kegiatan jalan sehat, lengkap dengan keluarga, yang berakhir di kampung ini. Bedanya, kali ini pihak sekolah ingin mengajarkan ke siswa-siswinya untuk terlibat dalam pemotongan dan pembagian hewan qurban. Harapanya agar mereka mengetahui rukun pemotongan hewan qurban, dan mengembangkan esensi qurban, yakni mau berbagi dan berkorban.

Kenapa Ga Dari Dulu Pakai WESTERN UNION buat Cairin Adsense

Istriku berteriak kegiarangan di Whatsapp. Jumat itu, sedari pagi seperti yang ia janjikan, ia bergegas menuju ke kantor pos di Sarijadi. Kantor pos ini memang terhitung dekat dari rumah. Jadi, sebelum dia berkeliling mengikuti agenda acaranya hari itu, ia sudah menepati janjinya. Sejak kamis sore sebelumnya, suaminya memaksanya untuk bersegera menuju ke kantor pos di Cihanjuang. Merujuk pada lokasi toko, seharusnya sejalan pulang, kerjaan pencairan dana dari Google Adsense bisa sembari mampir sejenak. Lagipula, surat untuk pencairan sudah dikirim via email. Mestinya gampang, bahkan untuk pemula sekalipun! Dan jumat ini baru bisa kesampaian. Tahunya pun saat suaminya tengah menyetir. Saat melewati masjid Bait al-Mughni di Gatot Subroto Jakarta, nama sang istri sempat masuk ke telepon. Dengan kondisi menyetir, ia pun hanya sempat menjadi miss-called. Sesampainya di Bellagio Mall, Kuningan, di depan Londry, kabar gembiranya masuk. "Udah beres ay.. 1.402.500" pesannya via…