Skip to main content

Memberi Urutan Nomor pada Dokumen MS Word

Repotnya saat kita ingin penomoran di dokumen tidak dimulai dari angka 1. Misalnya saat kita membuat dokumen dan nyatanya kita benar-benar memiliki halaman 1 pada halaman ketiga atau berikutnya. Jadi di halaman awal kita memiliki 1 lembar halaman untuk Judul, di halaman kedua berisi Daftar Isi, lalu baru halaman ketiga kita mulai halaman isi yang sebenarnya. Dari sini kita ingin memberi penomoran halaman justru di halaman ketiga. Halaman pertama dan kedua kita tidak ingin penomoran di bagian Header atau Footer dimunculkan. Untuk keperluan ini, kita bisa melakukan 'penghapusan' 2 halaman awal agar tidak terbawa menjadi halaman yang wajib kena penghitungan nomor urut. Untuk melakukannya, lakukan langkah berikut :
  1. Klik di halaman kedua (dalam hal ini berarti Daftar Isi). Ini adalah halaman terakhir yang ingin kita 'lepaskan' dari penomoran.
  2. KlikPage Layout > Breaks > Next Page.
    Next page
  3. Klik dua kali di bagian header atau footer dimana kita ingin memunculkan angka pengurutan halaman.Tindakan ini akan memanggil tab Design di bagian Header & Footer Tools.
  4. Klik Link to Previous untuk mematikannya dan melepaskan header atau footer ke bagian halaman berikutnya.
    Link to Previous
    Catatan:  Headers dan footers terpisah penggunaannya, jadi bila kita ingin nomor urut halaman di bagian header, matikan sambungannya di bagian headers. Begitu juga selanjutnya.
  5. Klik Page Number dan pilih lokasi dan juga gaya penomoran.Misalnya, klik Top of Page dan pilih desain yang kita mau.
    Page Number menu
  6. Klik Page Number > Format Page Numbers untuk membuka papan dialog Page Number Format.
  7. Untuk mulai penomoran dari angka 1, klik Start at, dan ketikan 1 (atau, Word akan secara otomatis mengenalakn penomoran pada halaman sesungguhnya).
    Page Number Format dialog box
  8. Klik OK.
  9. Setelah selesai, klik Close Header and Footer atau klik ganda di bagian mana saja pada dokumen di luar bagian area header atau footer.
    Header and Footer Tools
SELESAI!

Popular posts from this blog

Berkurban di Kampung Buyut Cipageran (kabuci)

Selasa lalu, lepas hari Senin libur hari raya Idul Adha, di sekolah SIAS diadakan kegiatan lanjutan. Untuk kali ini,semua siswa di sekolahan diajak serta ke Kabuci, alias Kampung Buyut Cipageran. Kampung wisata yang terletak di Kolonel Masturi Km. 3, Cimahi Utara, Kota Cimahi sebenarnya bukan wahana yang kali pertama anak-anak SIAS hampiri. Setahun yang lalu Nafhan juga ikut kegiatan jalan sehat, lengkap dengan keluarga, yang berakhir di kampung ini. Bedanya, kali ini pihak sekolah ingin mengajarkan ke siswa-siswinya untuk terlibat dalam pemotongan dan pembagian hewan qurban. Harapanya agar mereka mengetahui rukun pemotongan hewan qurban, dan mengembangkan esensi qurban, yakni mau berbagi dan berkorban.

Kenapa Ga Dari Dulu Pakai WESTERN UNION buat Cairin Adsense

Istriku berteriak kegiarangan di Whatsapp. Jumat itu, sedari pagi seperti yang ia janjikan, ia bergegas menuju ke kantor pos di Sarijadi. Kantor pos ini memang terhitung dekat dari rumah. Jadi, sebelum dia berkeliling mengikuti agenda acaranya hari itu, ia sudah menepati janjinya. Sejak kamis sore sebelumnya, suaminya memaksanya untuk bersegera menuju ke kantor pos di Cihanjuang. Merujuk pada lokasi toko, seharusnya sejalan pulang, kerjaan pencairan dana dari Google Adsense bisa sembari mampir sejenak. Lagipula, surat untuk pencairan sudah dikirim via email. Mestinya gampang, bahkan untuk pemula sekalipun! Dan jumat ini baru bisa kesampaian. Tahunya pun saat suaminya tengah menyetir. Saat melewati masjid Bait al-Mughni di Gatot Subroto Jakarta, nama sang istri sempat masuk ke telepon. Dengan kondisi menyetir, ia pun hanya sempat menjadi miss-called. Sesampainya di Bellagio Mall, Kuningan, di depan Londry, kabar gembiranya masuk. "Udah beres ay.. 1.402.500" pesannya via…