Skip to main content

Web : TELKOMSELFlash

Setiap saat menemukan iklan yang berhubungan dengan penyedia jasa layanan internet wireless serasa menemukan oase di tengah kegarangan panas gurun. Iya, ini semua sejalan dengan rencana memasang koneksi internet di rumah untuk keperluan usaha adik. Tentu untuk memulai usaha banyak gairah yang muncul. Salah satunya berimbas pada keinginan untuk melengkapinya dengan kemudahan mengakses internet di rumah.

Hari ini Telkomsel melalui iklan di koran nasional memperkenalkan TelkomselFlash. Masih sebatas promo karena acara perkenalan juga masih terbatas di kota-kota tertentu. Dalam iklannya Telkomsel memperkenalkan di beberapa mall di Jakarta dengan mengiming-imingi mencoba tak berbayar layanan yang satu ini. Jelas tawaran yang menggiurkan. Semoga Bandung bisa menjadi kota labuhan selanjutnya.

Diklaim mampu berseluncur dengan kecepatan 3.2 Mbps, dimana saja asal berada di wilayah yang terlingkupi layanan Telkomsel. Layanan ini bisa diakses menggunakan kartu prabayar maupun pasca bayar Telkomsel. Sebut saja Halo, Simpati dan As.

Peranti yang diperlukan adalah sebuat alat yang sangat mudah pemasanganya. Asal komputer kita memiliki port USB kita hany perlu mencolokkan sebuah USB modem. Cukup praktis kan?



Urusan tarif jelas perlu dicermati nih. Dengan kecepatan sebesar itu (kalau tidak menyebut sebagai yang terbesar saat ini) kita perlu merogoh kocek hingga Rp. 350/menit. Artinya dalam sejam kita akan kehilangan pulsa senilai Rp. 21.000!. Memang tak sebesar bila browsing menggunakan modem yang ada di ponsel dan menyambungkannya ke PC selama ini. Namun jelas masih terhitung mahal.

Popular posts from this blog

Memberi Urutan Nomor pada Dokumen MS Word

Repotnya saat kita ingin penomoran di dokumen tidak dimulai dari angka 1. Misalnya saat kita membuat dokumen dan nyatanya kita benar-benar memiliki halaman 1 pada halaman ketiga atau berikutnya. Jadi di halaman awal kita memiliki 1 lembar halaman untuk Judul, di halaman kedua berisi Daftar Isi, lalu baru halaman ketiga kita mulai halaman isi yang sebenarnya. Dari sini kita ingin memberi penomoran halaman justru di halaman ketiga. Halaman pertama dan kedua kita tidak ingin penomoran di bagian Header atau Footer dimunculkan. Untuk keperluan ini, kita bisa melakukan 'penghapusan' 2 halaman awal agar tidak terbawa menjadi halaman yang wajib kena penghitungan nomor urut. Untuk melakukannya, lakukan langkah berikut : Klik di halaman kedua (dalam hal ini berarti Daftar Isi). Ini adalah halaman terakhir yang ingin kita 'lepaskan' dari penomoran.KlikPage Layout > Breaks > Next Page.
Klik dua kali di bagian header atau footer dimana kita ingin memunculkan angka pengurut…

Berkurban di Kampung Buyut Cipageran (kabuci)

Selasa lalu, lepas hari Senin libur hari raya Idul Adha, di sekolah SIAS diadakan kegiatan lanjutan. Untuk kali ini,semua siswa di sekolahan diajak serta ke Kabuci, alias Kampung Buyut Cipageran. Kampung wisata yang terletak di Kolonel Masturi Km. 3, Cimahi Utara, Kota Cimahi sebenarnya bukan wahana yang kali pertama anak-anak SIAS hampiri. Setahun yang lalu Nafhan juga ikut kegiatan jalan sehat, lengkap dengan keluarga, yang berakhir di kampung ini. Bedanya, kali ini pihak sekolah ingin mengajarkan ke siswa-siswinya untuk terlibat dalam pemotongan dan pembagian hewan qurban. Harapanya agar mereka mengetahui rukun pemotongan hewan qurban, dan mengembangkan esensi qurban, yakni mau berbagi dan berkorban.

Kenapa Ga Dari Dulu Pakai WESTERN UNION buat Cairin Adsense

Istriku berteriak kegiarangan di Whatsapp. Jumat itu, sedari pagi seperti yang ia janjikan, ia bergegas menuju ke kantor pos di Sarijadi. Kantor pos ini memang terhitung dekat dari rumah. Jadi, sebelum dia berkeliling mengikuti agenda acaranya hari itu, ia sudah menepati janjinya. Sejak kamis sore sebelumnya, suaminya memaksanya untuk bersegera menuju ke kantor pos di Cihanjuang. Merujuk pada lokasi toko, seharusnya sejalan pulang, kerjaan pencairan dana dari Google Adsense bisa sembari mampir sejenak. Lagipula, surat untuk pencairan sudah dikirim via email. Mestinya gampang, bahkan untuk pemula sekalipun! Dan jumat ini baru bisa kesampaian. Tahunya pun saat suaminya tengah menyetir. Saat melewati masjid Bait al-Mughni di Gatot Subroto Jakarta, nama sang istri sempat masuk ke telepon. Dengan kondisi menyetir, ia pun hanya sempat menjadi miss-called. Sesampainya di Bellagio Mall, Kuningan, di depan Londry, kabar gembiranya masuk. "Udah beres ay.. 1.402.500" pesannya via…