29 October 2005

Mikrotik dan Redhat

Panik!

Itu yang terjadi sore ini....
Begitu rooter tersambung dengan radio, dan login dengan user dan password yang telah ditentukan, ternyata koneksi masih belum tersambung.Bisa rugi nih kalo dissconnect terus padahal trial sudah dimulai dua hari ini.

"Konfigurasi IP-nya bener kan?" tanyaku ke 7333633.
"Coba deh liatin IPnya disitu",jawabnya.
Dicoba...

[wins@WINS]ifconfig
no such command or directory missing


Ups..kami juga ga menduga bakalan mendapatkan reaksi seperti ini.

Begitu juga saat mengetikan
[wins@WINS]su -
no such command or directory missing


tambah kaget!

buru-buru berinisiatif mengembalikan rooternya saat itu juga meski jarum jam sudah menunjukan angka 8 malam lebih.tapi daripada nunggu besok-besok kan...

dan disitulah permasalahannya ketemu.

rooter ini tidak lagi menggunakan redhat 7.2 sebagai OSnya.namun Mikrotik rooter OS v2.7.14.

untuk cek IP dengan perintah sederhana di redhat, disini terbilang repot.

[wins@WINS]ip address
[wins@WINS] ip address> print


woala..keluar....

terus bagaimana kalo mau keluar dr mesin?
biasanya command exit cukup, tapi disini harus naik satu direktori..

[wins@WINS]ip address>/
[wins@WINS]quit


beres.

repot juga ya buat pemula

Pindahan Kantor

Mulai 28 Oktober 2005, kami harus berpisah dengan kantor kami di jalan windu....banyak yang dirindukan dari lingkungan ini.Mie Ayam Mas Klaten, Ikan Masnya Bu Haji, Kupat Tahu depan Bandiklatda, Masjid At Tarbiyah dilingkungan Bandiklatda terutama DKMnya Bpk KH Nurul Mubin,Para ladies di counter ORCELL, anak-anak SMU Sandhy Putra juga es krim motor!

Moga ditempat yang baru, banyak penggantinya ya....aminnnn!

25 October 2005

How to Get Under 80 Kilos

Ini bukan iklan penurun berat badan.

Selalu saja setelah dipublish angkanya masih menunjukan ke 90 hingga 100an.Harus dibawah 80, pesen Nyonya.
Jadilah dotnya dikorbankan.
Untuk Full Level, hanya disertakan tiga dot ditiap movieclipnya.
Sedang Medium dan Low masih boleh berbangga dengan 12 lebih dot.

Sehari kemudian ditemukan tipsnya.
1. Kurangi sedikit mungkin frame disetiap MovieClipnya.Terlebih untuk animasi yang menuntut perlambatan.Biasanya disini kita langsung memperbanyak frame.
2. Ganti Symbol dengan beberapa vektor yang di Group untuk Tweening.
3. Ini bisa namun tidak berlaku untuk dicoba ke handset : Menggunakan Object Property semisal color untuk menduplikasi MovieClip.Untuk Emulator sendiri dipastikan tidak ada masalah.(Mungkin karena previewnya masih menggunakan PC juga).

Pokoknya....nanti minggu depan kita tidak banyak menggunakan vektor lagi, ada beberapa gambar di filmnya Mr and Mrs. Smith yang akan digarap di FlashLite.Tentu saja setelah dot ini selesai kan?

22 October 2005

Buka Bareng Anak Q

Ada satu orang yang demen kalo ngumpulin anak2 Q angkatan pertama.Dari dulu sampe...sabtu ini.

Paginya sms masuk kenomerku :
Guse,bubarnya jadi.Ditunggu di Q jam 4.

Langsung kuajak istri untuk siap2 sore nanti bawa kaka.Eh siang ini juga ada janji dengan Pak agam dari BOLEH.NET untuk ketemu di kantor.Kalo jadwalnya pas, hari ini bisa dapetin dua-duanya.

Sudah hampir jam 2, Pak Agamnya masih terjebak macet di jl. Merdeka.Hari sabtu gini pasti bakalan merepotkan untuk bepergian.Sudah menjelang lebaran ini semua pusat perbelanjaan rame.Pembeli berjubel.Lihat demikian istriku menggerutu, BBM naik tetep aja belanja jalan terus.Tapi gara2 inilah tempat kerja istriku tetep berbisnis kan ;).

Setelah melalui beberapa kali sms, Pak Agam dan rombongannya pun tiba.Ada Bu Nia dan beberapa SPG ikut serta.Wah rombongan nih.Apalagi SPGnya menggunakan kaos dengan kata "BOLEH" tepat di dadanya :D.

Ada beberapa hal yang akan diteruskan setelah perbicangan ini.Namun konsentrasinya sedikit bergeser ke jam 4, saat jemput istri untuk siap2 ke Q.

Jam 4.50 sore kita sudah tiba di Q.Gepeng tampak sudah standby di pos jaga.Dah lama ga ketemu ya....

Sorenya berurutan ada Acon,Ocha,Inge,Aris..dan tentu si Bos...Alpi.
Hore....jadi kita ke LAOS ya!

18 October 2005

GetLevelBattery



Pertama kali diminta untuk mengecek kondisi battery dengan menggunakan Flash, pikiran langsung bertanya, buat apa? bukannya PC menggunakan listrik AC untuk mensupport dayanya.Buru-buru nyari scriptnya di Google juga boro-boro dapet.

Tapi begitu tahu kegunannya untuk aplikasi Docomo di Jepang sono, pikiran baru ngeh..ohh..buat cek battery di HP,,,ngobrol to :D.

Dan ga lama, emulator buat check file swf untuk Flashlite sudah terinstall di PC.
Dengan mnggunakan perintah (baru) FSCommand2 (bukan sekedar FSCommand biasanya).Ini script baru yang diperkenalkan macromedia untuk kondisi tertentu.Misalnya cek kondisi battery, signal, volume dst.

batteryLevel = fscommand2("GetBatteryLevel");
maxBatteryLevel = fscommand2("GetMaxBatteryLevel");
if(1==batteryLevel)
{

trace("Jangan lupa dicharge. Battery mau abis 1 menit lagi!");

}

ayo teruskan belajarnya....kita hanya punya waktu 5 hari lagi!

13 October 2005

Marketing Yourself: Tiara Lestari Story


From Hermawan Kertajaya site :

I was interviewed this morning by Firman Yursak from Matra, a magazine for The Metrosexuals. He was interested to talk with me about why more and more people are going ‘naked’ today in an open society. Think about blogosphere for example. Firman Also asked me why I want to share my personal diary on the internet through weblog.

I told him the reason I want to have a blog for myself is because to strengthening my positioning as well as to market-ing myself. I consider blog as a vehicle which can drive marketing activities of Hermawan Kartajaya brand. I also told Firman that everyone is a brand. He, himself is a brand. Madonna is a brand. Hitler is a brand. Agus is a brand. and so on.

Anyways, the very simple reason for me to go into this blogosphere is only to express my feeling, share my opinion about what I see during my journeys. I see this as the perfect medium for me to do so.

Having said that, of course, I also need to keep relevant as the marketing guy. I mean, I can’t just go on sharing my feelings with you all without giving you any ‘marketing aspects.’ That can harm my reputation as the ‘bad guy in marketing.’

Some people go and create their personal blogsite for PR reason. I also see more and more corporations go blogging for that reason. Marketers even go blogging to do customer insight.

Last June, I read an article on Asian WallStreet Journal about how marketers scan blogs for customer insight.

minivan maker knows that little kids love minivan, but teenager love SUVs more.

Camera and film maker found out that consumers want long-lasting photos.

They all got such insight from blogosphere.

Some people also say that Blogs is so powerful as it has reforming information. BLOGS=Information Reformation. The news, stories, headlines, information you get through all these years are basically from media corporations who has their own idealism. Why blogs have change all these is simply because individuals nowadays got their chance to participate.

I was told by the guy from Matra about Tiara Lestari. A Solo-born model, based in Singapore who has now gone international. After years modeling, she found her ‘ultimate bliss’ by being covered in Playboy Netherland and Penthouse in Spain and Thailand. She’s now one of the leading model in Indonesia. And controversial too perhaps. I guess you know it well why.

Tiara herself just published her weblog site with more-or-less the same reason why I chose to create my weblog. She told “I wanted a medium where I can voice my opinion and share my feelings.. I have it. Even with 24 people reading them."

She is well aware with the fact that many people are talking about her now in the country. Not to mention all the media which are currently hunting for her to get some news. With the help of Matra, Tiara can be hided away. And smartly, Matra told her to create a blogsite, so that whenever people (and / from) the media want to check and re-check about Tiara’s activities, they know where to find her.

Tiara is apparently doing one thing very smart (I would do the same if I were her): Marketing herself through blog. I am not talking about her promoting her sexy body. I am not talking about Tiara Lestari goes naked and shot by Playbboy. But I am talking about her marketing strategy.

see her on this site first, then i'll tell you later about it. or perhaps some of you might know already how Tiara market-ing herself?

For detail article, here.

Lagi rame soal NPWP

Kenapa ya kalo NPWP bisa jadi seheboh ini.Lihat aja di detik, ada warga PRT yang menerima NPWP bahkan sampai ada pengangguran terima NPWP juga.Kabarnya ini sehubungan dengan Target Ditjen Pajak menjaring 10 juta NPWP pada 20 Oktober 2005.

Nah yang ini moga berguna :

Mereka yang berhak memiliki NPWP adalah:

1. Pemilik tanah dan bangunan mewah

2. Pemilik mobil mewah

3. Pemilik kapal pesiar atau yacht

4. Pemegang saham, baik di dalam negeri maupun di luar negeri

5. Orang asing

6. Pegawai tetap yang berpenghasilan di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dan lain-lain, yang belum ber-NPWP.

Selain itu, NPWP juga wajib dimiliki oleh WP yang memiliki rumah dengan
harga di atas Rp 150 juta. Untuk kategori ini jumlahnya mencapai 13
juta.

Untuk kategori pemilik mobil mewah dan kapal mewah, jumlahnya mencapai
600 ribu orang. Namun data tersebut baru data dari kota-kota besar di
Indonesia, belum di seluruh Indonesia.

Yang paling utama adalah penghasilan seseorang setelah dikurangi PTKP
sebesar Rp 12 juta per tahun Contohnya seorang WP yang memiliki gaji Rp
20 juta per tahun. Setelah dikurangi PTKP Rp 12 juta, maka WP tersebut
harus membayar pajak untuk Rp 8 juta sisa pendapatan setelah dikurangi
PTKP.

Ketentuan pajaknya adalah:

1. Penghasilan di bawah Rp 25 juta per tahun pajaknya 5 persen

2. Penghasilan Rp 25-50 juta per tahun, kena pajak 10 persen

3. Penghasilan Rp 50-100 juta, kena pajak 15 persen

4. Penghasilan Rp 100-200 juta kena pajak 25 persen

5. Penghasilan di atas Rp 200 juta kena pajak 35 persen.



Para WP yang berada di luar negeri pun tidak akan luput. Kantor pajak
di luar negeri seperti di AS (IRS) juga memberi data berapa banyak
orang di Indonesia yang berpenghasilan tinggi. Misalnya di AS, memberi
data sekitar 40 ribu item transaksi.

Namun memang ada sejumlah data yang salah. Misalnya saja untuk kasus
yang sudah meninggal dan masih diberikan NPWP. Mungkin saja kita
menerima datanya pas WP itu membeli mobil atau rumah sewaktu belum
meninggal. Kalau demikian, silakan saja komplain.

Untuk kasus keluhan WP yang menerima penghasilan UMR namun menerima
NPWP, bisa saja orang tersebut memiliki penghasilan di luar. Bisa saja
mungkin penghasilannya di bawah UMR waktu siang hari, malamnya kerja di
pub atau restoran yang lebih besar dari UMR, makanya dikenakan NPWP.

Namun jika WP betul-betul bisa membuktikan jumlah penghasilannya, maka
Ditjen Pajak siap untuk melakukan verifikasi. WP dipersilakan
mengajukan komplain hingga 31 Maret 2006.


Nah, jadi...ga usah bingung kalo lain kali terima NPWP kan...atau bisa baca lebih jauh disini.

11 October 2005

GeoURL

GeoURL adalah sebuah fitur baru aja yang siapa tau pengen kamu tambahin di Blog kamu.

Fungsinya? Di servernya GeoURL kamu bakal bisa liat peta dunia dengan titik-titik yang nandain lokasi blog kamu berada, atau minimal lokasi dimana KAMU berada.

Kegunaan lainnya, dengan gini, kamu bisa liat juga, blog mana lagi yang tinggal deket-deket daerah kamu. Misalnya gue nih sudah daptar sbg blogger yg berada di Jakarta, Indonesia (Hooh ga pengen ngaku ada di BKK hehe). Nah skrg gue bisa liat bahwa yg berada di Jakarta juga dan udah daptar ternyata baru ada 4 website termasuk gue. Getooo..

Oke gue tertarik skrg gimana caranya?

1. Cari koordinat dimana kamu berada. Search di Maporama kalo belum tahu. Formatnya dalam decimals jangan degree dan minutes. Ini Latitude, Longitude yang udah gue punya:

Bangkok: 13,7438,100.5242
Jakarta: -6.1862,106.8063
Bandung: -6.9152,107.6035
Yogyakarta: -7.7943,110.3685
Surabaya: -7.2734,112.7363

2. Tambahin ini di halaman HTML blog kamu. Letakin di antara tag head ama head"

<-meta name="ICBM" content="COORDINATES"->
<-meta name="DC.title" content="THE NAME OF YOUR SITE"->

Ganti COORDINATES ama Lat/Long kamu, dan ganti THE NAME OF YOUR SITE ama nama site kamu.

3. Republish blog kamu.

4. Submit blog kamunya di form ini. Dalam 10 menit blog kamu harusnya bisa keliatan disini (list sebelah kanan).

5. Pada daftar yaaa biar blogger Indonesia makin tambah banyak. :)

from : Enda - Goblogmedia

07 October 2005

Pastinya Mug lagi


Mau ditunggu berapa hari, kalo emang rejekinya ya pasti dapet.
Itu juga yang terjadi kmarin.Siemens punya program reward untuk setiap pembelian handset terbarunya di BEC.Hadiah langsungnya bisa berupa mug hingga T-Shirt.Plus ada hadiah baru yang baru saja disertakan hari rabunya.Nah karena nunggu rabu itulah, istri rela deh nungguin barang satu hingga dua hari.Hingga tiba waktunya.


Pilih punya pilih, kupon yang nempel di jariku aku berikan ke stand guidenya.Begitu digores permukaan yang tertutup alumunium sudah menampilkan kata M U G.Rejekinya mentoknya ke mug lagi :).Dua bulan yang lalu kita juga dapat barang yang sama.Hanya bedanya dia masih berbentuk panjang dan terbuat dari plastik dengan balutan produk siemens dipermukaanya.Kali ini all black, dengan kata siemens menyertainya.


Buru-buru kabar ini kuberitahukan ke istri."Coba tebak, ayah dapat apa dari siemens?"godaku.Tanpa nunggu tebakan yang lebih panjang lagi, kupotong saja obrolannya dengan kata mug.Istripun tertawa kalo kali ini tebakannya jatuh ke tebakan seriusnya.Alhamdulillah, mungkin nanti rejekinya justru dari BEC dengan program Extra rewardnya.Amin....

05 October 2005

Hari pertama puasa 1426 H


Hari ini, Rabu 5 Oktober 2005, sesuai perhitungan pemerintah,Muhammadiyah dan NU, adalah hari pertama puasa.Jadi puasa bulan ini akan genap 30 hari.Waktu yang termasuk lama, dan beruntung kita bisa mengalaminya tahun ini.Artinya juga kita diberi banyak kesempatan untuk menambah amalan di bulan yang dijanjikan Alloh dengan banyak pahala.


Pasti yang agak berat yakni sahur di hari pertama.Tidak seperti puasa tahun lalu saat kami hanya tinggal berdua, kali ini tentu jauh lebih mudah karena ada orangtua yang tinggal bersama.Bukan itu saja, ada kaka, pasti akan memberi kesan yang sangat beda.


Ternyata sahur tadi pagi juga ada kejutan.Kaka bangun dari jam 2 pagi.Tumben.Biasanya tinggal dikasih susu kaka meneruskan tidurnya.Tapi tidak kali ini.Dia malah terlihat sigap pagi-pagi itu dia sudah merangkak dan berdiri sambil berpegangan pada daun jendela.Padahal belum ada ajakan sahur saat itu dari mesjid tedekat.Sepertinya kaka ingin ikut sahur.


Begitu kami semua siap menyantap sahur, mama pun sudah menyiapkan semangkuk bubur saring, khusus menjadi menu sahur kaka pagi itu.Tapi jelas sahurnya bukan untuk puasa.Tetap saja punya kesan kami sekeluarga akan puasa hari ini.

Nanti lagi kaka bangun ya....biar bisa cepat belajar.Biar jadi anak yang soleh,taat beribadat dan selalu dekat dengan Alloh. Amin.

26 September 2005

Mama Kena Lagi

Kalau waktu lalu nemui kejadian yang tidak mengenakan di perjalanan, kali ini gantian mama mesti mengalami hal yang sama.Anggap lah kalo memang saat kejadiannya di polisi aku yang salah menembus lampu merah, skarang malah mama yang disenggol motor ampe jatuh di cibabat.

Hari yang melelahkan tentunya.Niat untuk mengambil alih handphone kantor yang sempat hilang, malah disertau kejadian kecelakaan di jalan.Bahu, pergelangan kaki hingga betis tampak ada titik2 membiru.Padahal posisinya boleh disebut tidak menguntungkan.Dia duduk di belakang.Sedang yang di depan sempat tersungkur hingga mencium aspal.Biasanya sih kalo yang dibelakang bakalan parah jatuhnya karena posisinya yang tidak lebih siap saat kecelakaan.Masih ada untungnya juga mama masih sanggup bangun dan meneruskan perjalanan ke alamat bapak yang memegang handphone kantor.

Kecurigaan kami benar.Handpone tersebut pasti bukan berpindah tangan diantara staff kantornya.Alasannya karena handset tersebut adalah nomer flexy yang menyatu dengan cara disuntik.Pasti tak akan aman selama nomer itu masih menempel.Kecurigaan tertuju ke arah bapak-bapak yang membawa dokumen sumbangan senin siangnya.

Kecurigaan terbukti saat bapak Anto, pembelinya, mengungkapkan ciri-ciri yang sama dengan bayangan kami.Pencurinya menjualnya dengan alasan ingin memiliki bekal untuk pulang ke jakarta.Wah, makin gampang aja ya cari alasan.

Makanya, kalo mau punya telpon kantor jangan pake handset yang bisa berpindah-pindah ya....

24 September 2005

Caught by Moment

Pagi ini aku ga ngira bakalan nemuin polisi dalam keadaan berlawanan.Selama ini boleh dibilang ga pernah terbujuk sama godaan menyeberang jalan pake kendaraan dalam posisi jalan kosong meski keadaan memungkinkan.Bahkan bisa dibilang kalo banyak kendaraan yang mendahului lampu hijau dalam jalurku, aku cuman bisa menahan geram.Apa mereka ga tahu sebenernya kalo mereka melakukan itu adalah merampas hak pengguna jalan lain.Bener kata Pak Sarlito kalau banyak orang Indonesia yang ceroboh.Jangan jauh-jauh menilik kasus kecelakaan pesawat, di jalanpun banyak yang seenaknya memotong jalan.

Tapi keadaan tadi pagi lain.

Tumben banget kali ini aku mengambil jalan melewati jalan Laswi dari arah buah batu.Biasanya aku lebih suka lewat terusan malabar bila ingin pulang.Pas di pertigaan jl cianjur, lampu traffic masih terlihat merah ke arah kanan.Biasanya sih jalan sini kalo mau lurus terus aja jalan, ditambah dengan ada motor lain yang berbuat demikian.Kali ini instingku menuntunku mengikutinya.
Baru 2 meter melewati garis jalan, seorang polisi tampak terburu-buru keluar dari posnya.Sambil melambaikan tangan untuk menyuruhku berhenti.Ups..bener-bener di luar kendali.

"Tadi lampunya merah A, knapa masih terus aja!" hardiknya begitu aku berhenti.
Paling yang bisa kukatakan hanya alasan saja, "Maaf pak, ga lihat".
Tampak bodoh memang dengan alasan itu, tapi biarlah.
"Matikan dulu motornya, ikut ke Pos!" suaranya kali ini sudah lebih kalem.
Aku serahin SIM dan STNKnya.Disana ada seorang lagi polisi yang sedang berjaga sambi ditemani segelas teh.
"Ini PHH Mustapha sebelah mana?", begitu melihat alamat dalam SIM.
"Deket-deket kampus lah".Lalu dia mulai mengangkat jari telunjuk ke bibirnya.
"Mau damai atau pengadilan nih" tantangnya.Wah, magic wordnya keluar juga.

"Pengadilan aja deh pak".Begitu banyak alasan untuk menjawabnya tegas kali ini.aku masih belum percaya dengan uang damai.Ini kan korupsi kecil-kecilan, mana ada tanda buktinya kalo kita melakukan pembayaran, tapi yang lebih penting lagi dipertanyakan sih kemana uang damai itu selanjutnya mengalir.Iya kan?

"Dah deh, pulang aja sana!", lanjutnya.Apalagi nih, tanyaku.Berubah jauh sekali dari dugaanku.
"Kenapa pak?"aku pura-pura tuli."Bawa nih SIM ama STNKnya, lanjutin aja sana".
Ada apa ini? apakah ini berhubungan dengan tolakanku dengan tawaran damainya?, wah aku hanya bisa bilang "Makasih pak, eh salamin dulu"ajakku"Terima kaish banget pak!".

Sampai sekarang pun aku maish bertanya-tanya untuk kejadian tadi.Ah, syukurlah.Paling hanya itu.Tapi aku jadi teringat salah satu kantor polisi yang terletak di jalan PHH Mustapha, ya...bisakah karena itu?

20 September 2005

Workshop for Animator

Workshop kali ini bener-bener berguna buat pecinta animator di Bandung.
Dengan menghadirkan pembicara antara lain Hernando Ramsis, founder of orangedan.net, Riza Endartama dari Noise Animation, dan juga Sony Sugema, owner Q-College publik animator Bandung dipicu untuk menghasilkan karya lebih menawan.

Worshop juga membahas behind the scene penerbitan situs orangedan yang hingga kini telah muncul dengan edisi kelimanya.Banyak hal baru, terutama software yang selama ini menjadi rujukan Nando dalam mewujudkan animasi 2Dnya.Untuk urusan 3D, gantian Riza memberikan contoh beberapa hasil karyanya dalam wujud banner di beberapa stasiun TV Swasta.

Great Worskhop!

Line Up Girl

somehow it just come out from my mind.

need to be retouch with more color.

16 September 2005

Setujui


dudung(3:14:23 PM): gus
agus(3:14:42 PM): ya
dudung(3:14:51 PM): gambarnya di setujui euy
dudung(3:15:08 PM): udh tertarik tuh mereka
agus(3:15:12 PM): asekkkk
dudung(3:15:22 PM): skr agus bikin yg versi lain jangan ramadhan terus cenah

Siap!
Ayo sekarang kerja lebih giat lagi!

Peter Schmeikel

DI MGTFM tadi pagi terdengar suara Rick Astley,
hemmm...ingatan jadi terbawa ke masa SD kelas 2 dulu
waktu perjalanan dari Solo ke Jogja.Disuruh pulang
sendiri pake travel untuk ukuran saat itu jelas
perjalanan yang menakutkan.Langsung aja aku bergumam
"Kmana ya skarang dia?"
Istri langsung menyahut "Siapa?".
"Itu, Rick Astley, yang barusan nyanyi", jawabku
sambil ikutin beberapa kata di reffreinnya.
Tak lama, lagunya disambung dengan Can We Talk
Kevin Cambel.
"nah yang ini juga kmana ya, ga ada kabarnya" gerutu
istriku.
"Eh jangan jangan dia udah sukses ama bisnis nasi
timbel"gurauku.
Istriku cuman tersenyum.
"Mama tahu ga, Peter Schemeikel, yang kiper itu dimana
skarang?"
Belum sempet istriku menjawab, langsung aja tanganku
menunjuk ke arah Kaka yang sedang tertidur.
"Tuh lagi kebawa ngimpi lagi nangkep bola!". :D


__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com

Definisi Wajib dan Sunah

Kita mengenal pengertian wajib dan sunah itu menjadi
seperti ini :
Wajib adalah apabila kita kerjakan mendapat pahala,
bila mungkir mendapat siksa/dosa, lalu Sunah adalah
bila dikerjakan mendapat pahala, tapi bila tidak, tak
mendapat dosa.

Lalu apakah pengertian itu masih relevan di usia yang
skarang, mengingat pengertiann itu didapat saat kita
masih sekolah di tingkat dasar, yang notabene
pengertian dibuat berdasarkan tingkat pengertian kita
saat itu.

Tentu hal ini akan menjadi hal yang tidak sepadan
dilihat dari usia kita yang saat ini dimudahkan untuk
memahami hal yang ada.

Bila ditilik dari Al Quran, kita pernah mendengar
sebuah ayat yang berbunyi, seorang mukmin apabila
diperdengarkan asma Alloh maka akan bergetar hatinya,
dan apabila dilantunkan ayat2 suci maka semakin
bertambah imannya.

Kewajiban untuk mendapatkan kondisi seperti inilah
yang semestinya menjadi acuan saat ini, yakni disaat kita
merasa semakin takut dengan murka Alloh, dan
senantiasa menjaga kemurnian hatinya dengan melakukan
hal yang dituntut dalam kitab suci dan menjaganya dari
hal yang bisa membuatnya celaka.

Untuk itu konsekwensi dari sini adalah kita mesti
melakukan evaluasi diri, apakah kita selama ini telah
menjadi kaum yang kufur, karena kita tidak mendapatkan
suasana hati yang sedemikian.Hanya merasa biasa saja
saat asma-Nya dikumandangkan.Ini bisa menjadi cerminan
keimanan kita.Jangan-jangan kadar keimanan kita hanya
baru sebatas melakukan kewajiban ritual tanpa memahami
makna dibelakangnya.Karena sesuangguhnya kaum yang
senantiasa merasa Alloh ada di dekatnya lah yang bisa
selamat.

Dalam surat AL MU'MINUUN (23) ayat 60.disebutkan
"Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka
berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu
bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan
mereka,
Kata-kata wajilat, bisa bermakna takut, atau juga
bergetar.Merekalah yang takut, takut akan murkaNya,
dan menjaga perbuatanya selama di dunialah yang bisa
dikategorikan orang yang beriman sesungguhnya."

Alkisan, Aisyah putri Abu Bakar bertanya kepada Rasul,
"ya Rasul, apakah yang disebut kaum yang takut itu
adalah mereka yang selalu zinah, minum khomr, atau
berjudi?" Dan Rasul menjawab "Bukan ya Aisyah, mereka
adalah orang yang takut apabila amal ibadahnya slama
ini tidak diterima di sisiNya".

Dari sini bisa disebut kaum ulamalah yang sedemikian
itu.
Semoga kita digolongkan ke dalam kaum tersebut.
Amin
(Dari khutbah jumat 16-09 Masjid Bandiklatda At Tarbiyah)


__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com

15 September 2005

Semua untuk pendidikan

Setelah baca semua kisah remaja yang punya prestasi hebat, aku jadi buru-buru nyari artikel yang dulu sempat disimpan di komputer. Aku yakin artikel ini mesti sedikit sekali pesannya, ada yang lebih bersuara untuk dibaca kembali.

Berikut petikannya :

Pendidikan adalah kunci, kata Cak Nur (Nurcholish Madjid-pen). Bila perlu orang tua menjadi miskin agar anak mendapat pendidikan yang terbaik. Poin penting dari pernyataan Cak Nur ini bukanlah pendidikan yang baik harus mahal. Tetapi bahwa orang tua harus memperhatikan dan terlibat langsung dengan pendidikan anak-anak mereka. Janganlah benih baik yang sudah diberikan sekolah atau orang tua kemudian tergerus oleh lingkungan dan jaman.

Nyatanya,setelah membaca ini, ada banyak hal di sekitar tempat tinggalku yang memiliki pemikiran yang begitu berbeda mengenai pendidikan anak.Dimulai dari hal kecil misalnya masa bermain anak yang mesti dikorbankan dengan kepentingan pengasuhnya (abis repot banget sih ngurus anak biar diem, katanya).Padahal anak-anak terlebih di usia balita memiliki masa yang sangat rentan dengan pendidikan nanti dikemudian hari.Masih ingat dengan sebutan Golden Age, dimana usia antara 1 hingga 3 tahun adalah masa yang sangat penting untuk menstimulus otak si anak.Hampir 60% masa-masa pertumbuhan otak terbaik ada di jenjang usia ini.

Untuk itu, tak ada alasan misalnya mengorbankan waktu yang sangat singkat dalam perjalan hidup anak ini untuk hal yang bisa merugikan perkembangannya nanti.Berjuanglah demi masa depan anak kita.

13 September 2005

Kisah Remaja Luar Biasa (2)

Adian Muhammad Al Rasuli

"Saya bangga, tapi baru seminggu menjadi mahasiswa. Jadi, sampai saat ini masih pada tahap mencari apa yang saya mau dan akan lakukan," kata Adian yang lahir 14 November 1990.

Seperti Riana, Adian juga masuk program akselerasi. "Saya sudah biasa, kok. Belajar dengan sistem akselerasi saya anggap normal-normal saja. Cara akselerasi itulah belajar yang normal. Sebaliknya, ketika kelas satu saya sempat masuk di kelas reguler justru saya anggap aneh, soalnya pelajarannya sering diulang-ulang," paparnya riang.

Omong-omong kapan waktu belajar yang enak? "Kalau cara belajarnya seperti orang lain yang baca buku, saya bisa dibilang enggak pernah. Saya belajar dari game, misalnya saja bahasa Inggris. Kebetulan saya memiliki daya ingat yang bagus. Ini yang membuat saya bisa masuk kelas akselerasi hingga SMA," ujar Adian yang mengaku tak sulit menghafal rumus-rumus.

Remaja yang tingginya 172 cm dan berat 85 kg ini mengaku tak sulit dalam bergaul. "Biasa saja, tuh. Sesekali saya masih gabung dengan teman-teman seusia saya. Mungkin nanti saya kesulitan bergaul dengan teman sesama mahasiswa. Soalnya umur mereka, kan, jauh di atas saya. "

JARANG BELAJAR

  • Menurut ayah Adian, Agustian Purnama (51), sejak masih janin putranya itu sudah berbeda dari dua kakaknya, Fina Sallyta dan Fista Cempaka.

Waktu hamil, sang Intan Permani Safitri (45) sering minta makan sea food terutama sop kepiting. "Hampir tiap minggu kami ke Pacenongan untuk makan sop kepiting. Sementara ketika hamil dua kakaknya, istri saya tidak seperti itu, biasa saja," ujar Agustian mengenang.

Alumni ITB ini mengungkapkan, sejak balita Adian sudah menunjukkan kecerdasannya. Ia sudah senang bertanya dan membaca. "Kami hanya memberikan sebatas pengajaran sedini mungkin. Misalnya mengenalkan huruf, angka, dan membaca. Selanjutnya kami banyak membelikan buku baginya. Usia dua tahun, dia sudah bisa membaca koran."

Menyadari Adian memiliki kecerdasan tinggi, pada usia 4 tahun Adian diajak ke Lembaga psikologi UI untuk mengetahui seputar bakat, tes IQ, dan minat. Hasilnya cukup mencengangkan. "Di sana Adian mampu menjawab semua tes IQ dengan cepat. Hasilnya, selain daya ingat dan daya tangkapnya sangat menonjol, IQ Adian hampir 150!"

Ketika masuk SD, Adian sempat kesulitan karena usianya baru 4 tahun, sementara persyaratan masuk SD harus 6 tahun. "Hampir semua SD yang kami datangi menolak Adian. Yang bersedia menerima hanya SD Negeri 07 di Pejaten Barat. Guru kepala sekolahnya sempat mendapat peringatan keras dari Depdikbud karena menerima murid usia 4 tahun. "

Namun, Adian sanggup mengikuti pelajaran, bahkan sejak kelas 1 hingga 6, Adian hampir selalu ranking satu. Hebatnya, Adian nyaris tidak pernah belajar, bahkan sampai ia lulus SMA. "Kalau pun ibunya setengah memaksa agar belajar, Adian malah menangis. Sebaliknya, sejak SD sampai SMA, Adian selalu bermain komputer, baca komik," ujar Agus sambil memperlihatkan koleksi ratusan mainan Adian yang tersusun di sebuah lemari berkaca.

Semasa SMP Lab School, Adian masuk program akselerasi dan menyelesaikan SMP hanya dua tahun. Begitu juga di SMA Al Azhar, Adian mengikuti program akselerasi. "Boleh dibilang Adian menonjol di semua mata pelajaran dengan nilai di atas 7, namun yang paling disukainya Matematika dan Fisika. Adian pun berhasil menyelesaikan pendidikan SMA selama 2 tahun saja.

Lulus SMA, Adian telah diterima di lima Perguruan tinggi, di antaranya UI, Swiss Germany University (SGU) Serpong, dan ITB. Adian pun memilih ITB. "Mula-mula saya menganjurkan dia memilih Teknik Arsitektur, tetapi dia menolak. Akhirnya dia memilih Teknik Informatika dan Teknik Industri," jelas Agus.

Setelah mengikuti testing penerimaan mahasiswa di ITB. Adian pun lolos. Masih belum cukup, Agus juga mendaftarkan Adian kuliah khusus IT (Informatica Technology) di Bandung selama 4 semester. Kenapa? "Saya anggap dia masih mampu. Mudah-mudahan Adian bisa menyelesaikan kuliah tersebut dengan lancar."

Sebenarnya pilihan perguruan tinggi bagi Adian bukan hanya ITB. Ia juga ditawari masuk dengan fasilitas beasiswa di salah satu universitas di Jerman dan Nanyang University di Singapura. Hanya saja Adian belum bisa jauh dari ibunya.

"Adian memang enggak bisa jauh dari ibunya. Sebaliknya ibunya juga demikian. Kalau makan, Adian masih suka disuapi ibunya, tidur pun masih dikeloni. Adian memang terlalu kolokan sama ibunya," paparnya.

Selain bidang pelajaran, Agus juga memperhatikan aspek sosial anaknya. "Terkadang, orang pandai di bidang hard skill, ketinggalan di bidang soft skill seperti leadership, personality, relationship. Saya menyadari hal itu, tetapi karena dia masih kanak saya biar

Kisah Remaja Luar Biasa (1)

Riana Helmi


Berada di tengah-tengah mahasiswa baru UGM, Yogyakarta, sosok Riana Helmi (14) tampak begitu imut. Ketika jadi kejaran wartawan karena tercatat sebagai mahasiswa termuda dalam sejarah UGM, ia tampak kikuk. "Enggak nyangka, kok, bisa heboh seperti ini, sih," ujarnya polos, saat ditemui di sela-sela mengikuti OPSPEK. Riana tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran.

Firasat menjadi mahasiswa termuda sudah dirasakan gadis asal Sukabumi, Jawa barat, ini sejak awal. Sebab, ketika melirik di buku registrasi penerimaan mahasiswa, tak satu pun mahasiswa yang lahir tahun 1991 seperti dirinya. Dugaannya benar. Saat upacara penerimaan mahasiswa baru, dalam sambutannya rektor UGM Prof. Dr. Sofian Effendi, MPIA mengumumkan secara resmi bahwa dirinya dinyatakan sebagai mahasiswa termuda yang pernah dimiliki oleh UGM.

"Tapi, saya malu banget lo. Soalnya teman-teman langsung pada ngeliat sambil ngeledek," ujar gadis cantik berkulit kuning langsat tersebut dengan wajah tersipu malu. "Pengalaman selama ini, enak, lo, jadi siswa termuda. Sebab, teman-teman memperlakukan tidak sebagai teman, tapi adik. Mereka semua, menyayangi saya."

Riana mengaku malah aneh bila bergaul dengan teman sebaya. Pasalnya, rata-rata teman seusianya masih SMP. "Kalau saya bergaul dengan mereka, setiap percakapan terasa tidak nyambung, sebab jenjang pendidikannya agak jauh berbeda. Karena itu, mau tak mau, saya harus bergaul dengan orang yang lebih tua," ungkap sulung tiga bersaudara ini.

Diakui Riana, berkat prestasinya semasa SMP dan SMA, praktis kegiatan sosialnya relatif sedikit. Padatnya kegiatan belajar baik di sekolah maupun di rumah, membuatnya tak leluasa bermain seperti teman-temannya yang lain. "Setiap hari selalu padat dengan tugas-tugas, jadi waktu untuk bermain itu rasanya kurang. Hanya sesekali saya bisa nonton bioskop bersama teman-teman," kisah Riana.

Karena sudah terbiasa jadi siswa termuda, penggemar Harry Potter ini juga mengaku sudah siap jadi mahasiswa. Ia pun sudah hidup mandiri dan tinggal di tempat kos. Sambil bercanda ia mengatakan, "Enggak tahu ya, nanti kalau sudah ditinggal Mama pulang ke Sukabumi, saya nangis apa enggak."

SELALU RANKING ATAS

  • Prestasi yang digapai Riana, tentu saja membanggakan orang tuanya. "Sebagai orang tua tentu bangga ya. Mudah-mudahan prestasi Riana kelak bisa semakin bagus," ujar Rofiah (36) saat ditemui di tempat kos Riana di kawasan Sendowo, tak jauh dari kampus UGM.

Rofiah mengisahkan, Riana lahir di Aceh pada 22 Maret 1991. Saat itu, ia mengikuti tugas suaminya yang menjadi anggota polisi. Sejak balita, Riana sudah menunjukkan kecerdasannya. Ketika belum sekolah, Riana sudah belajar mengenal huruf. Bahkan, usia tiga tahun setelah keluarga ini pindah ke Karawang, Jawa Barat, Riana sudah merengek minta sekolah. "Persoalannya rumah saya di kampung belum ada TK, yang ada hanya SD. Kalau mau ke TK, jaraknya terlalu jauh."

Demi menyenangkan putrinya, lanjut Roifah, ia mendaftarkan Riana ke SD. Semula gurunya menolak, sebab khawatir Riana tak mampu mengikuti pelajaran. "Saya bilang pada gurunya, Riana cukup dijadikan anak bawang saja, tak usah didaftar secara resmi. Yang penting dia boleh masuk sekolah," papar Rofiah yang suaminya AKP Helmi SH, sekarang mengajar di Secapa Polri di Sukabumi.

Ternyata, di catur wulan pertama, prestasi Riana sangat baik. Bahkan, ia ranking kedua. "Karena dia mampu, akhirnya didaftar jadi siswa resmi," tambah Rofiah seraya mengatakan, enam bulan kemudian, mereka harus pindah ke Sukabumi mengikuti tugas suami.

Persoalan kembali muncul. SD setempat keberatan menerima Riana karena usianya belum genap empat tahun. SD tersebut khawatir, Riana akan tertinggal pelajaran. "Tapi, setelah di tes, Riana sudah bisa membaca dengan lancar. Gurunya coba menerima, meski sebagai anak bawang."

Riana memang murid cerdas. Kelas satu ia memang "hanya" menduduki ranking dua. Namun, sejak kelas 2 hingga lulus SD, ia selalu juara kelas. Ia masuk SMP 1, Sukabumi. Karena prestasinya, ia diikutkan program akselerasi. Hanya butuh dua tahun bagi Riana untuk menamatkan SMP-nya. Lagi-lagi, ia dapat ranking.

"Pada penerimaan rapor pertama, dia ranking kedua, dan ranking ketiga untuk semester berikutnya. Menjelang lulus, Riana kembali menduduki ranking teratas," ujar Rofiah dengan bangga.

Ketika masuk SMA 3 Sukabumi, Riana kembali masuk program akselerasi. "Tak hanya lulus dalam waktu dua tahun, prestasi Riana juga membanggakan. Nilai Riana juga terbaik di sekolahnya. Karena prstasinya, Riana didaftar ikut program Penelusuran Bakat Skolastik (PSB) yang diadakan oleh Universitas Gajah Mada."

Salah satu syarat program tersebut, selain lulus tes tulis maupun wawancara, siswa yang bersangkutan harus berprestasi semasa di SMA. "Ahamdulillah, ternyata Riana berhasil juga diterima di UGM," ujar Rofiah dengan raut wajah bahagia.

Di luar prestasinya, Rofiah mengaku kasihan dengan anaknya karena kurang bergaul dengan teman sebaya. Selain belajar, kegiatan sehari-hari Riana adalah membaca buku, bermain komputer, dan internet. "Dia paling suka baca buku-buku fiksi," cetusnya.

Roifah menambahkan, Riana memang bercita-cita jadi dokter. Makanya ia mendaftar di Fakultas Kedokteran. "Makanya begitu diterima di UGM, kesempatan itu tak dilewatkan.(Tabloid Nova)

PPL IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Jika ditanya apa yang kau suka dari kehadiran mereka? Mereka punya jawabannya : semangat yang tinggi dengan keingintahuan yang tipikal mahas...